HADITH.One

Indonesian

Support
hadith book logo

Sahih Ibn khuzaimah

.

صحيح ابن خزيمة

1173

صحيح ابن خزيمة ١١٧٣: ثنا بِهَذَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، ثنا سُفْيَانُ قَالَ: حَفِظْتُهُ مِنْ عَبْدَةَ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ قَالَ: ذَهَبْتُ مَعَ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ إِلَى سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ نَعُودُهُ فَحَدَّثَ سُوَيْدٌ، أَوْ حَدَّثَ زِرٌّ - وَأَكْبَرُ ظَنِّي أَنَّهُ سُوَيْدٌ - عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، أَوْ عَنْ أَبِي ذَرٍّ، وَأَكْبَرُ ظَنِّي أَنَّهُ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ، أَنَّهُ قَالَ: " لَيْسَ عَبْدٌ يُرِيدُ صَلَاةً، وَقَالَ: مَرَّةً مِنَ اللَّيْلِ، ثُمَّ يَنْسَى فَيَنَامُ، إِلَّا كَانَ نَوْمُهُ صَدَقَةً عَلَيْهِ مِنَ اللَّهِ، وَكُتِبَ لَهُ مَا نَوَى ". قَالَ أَبُو بَكْرٍ: «فَإِنْ كَانَ زَائِدَةُ حَفِظَ الْإِسْنَادَ الَّذِي ذَكَرَهُ، وَسُلَيْمَانُ سَمِعَهُ مِنْ حَبِيبٍ، وَحَبِيبٌ مِنْ عَبْدَةَ، فَإِنَّهُمَا مُدَلِّسَانِ، فَجَائِزٌ أَنْ يَكُونَ عَبْدَةُ حَدَّثَ بِالْخَبَرِ مَرَّةً قَدِيمًا، عَنْ سُوَيْدِ بْنِ غَفَلَةَ، عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ بِلَا شَكٍّ، ثُمَّ شَكَّ بَعْدُ أَسَمِعَهُ مِنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ، أَوْ مِنْ سُوَيْدٍ، وَهُوَ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ أَوْ عَنْ أَبِي ذَرٍّ؛ لِأَنَّ بَيْنَ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ، وَبَيْنَ الثَّوْرِيِّ وَابْنِ عُيَيْنَةَ مِنَ السِّنِّ مَا قَدْ يُنْسِي الرَّجُلَ كَثِيرًا مِمَّا كَانَ يَحْفَظُهُ، فَإِنْ كَانَ حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ سَمِعَ هَذَا الْخَبَرَ مِنْ عَبْدَةَ فَيُشْبِهُ أَنْ يَكُونَ سَمِعَهُ قَبْلَ مَوْلِدِ ابْنِ عُيَيْنَةَ؛ لِأَنَّ حَبِيبَ بْنَ أَبِي ثَابِتٍ لَعَلَّهُ أَكْبَرُ مِنْ عَبْدَةَ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ، قَدْ سَمِعَ حَبِيبَ بْنَ أَبِي ثَابِتٍ مِنِ ابْنِ عُمَرَ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالْمَحْفُوظِ مِنْ هَذِهِ الْأَسَانِيدِ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 1173: Abdul Jabbar bin Al Ala' menceritakan kepada kami dengan hadits ini, Sufyan menceritakan kepada kami, ia berkata: Aku menghafalnya dari Abdah bin Abu Lubabah, ia berkata: Aku pergi bersama Zurr bin Hubaisy kepada Suwaid bin Ghaflah untuk menjenguknya, maka Suwaid meriwayatkannya atau Zurr yang meriwayatkannya, sedangkan prasangka aku yang kuat adalah Suwaid yang meriwayatkan, dari Abu Ad-Darda. atau dan Abu Dzar dan perasangka aku yang kuat adalah dan Abu Ad-Darda, ia berkata, "Tidaklah seorang hamba berkeinginan untuk shalat —atau satu kali ia mengatakan, pada malam hari— kemudian ia tertidur niscaya tidurnya itu adalah sedekah atas dirinya dari Allah dan ditulis baginya seperti yang diniatkannya." Abu Bakar berkata, "Walaupun Za'idah telah menghafal sanad yang disebutkannya dan Sulaiman mendengarnya dari Habib, sedangkan Habib dari Abdah —keduanya para perawi mudallis— namun boleh jadi Abdah telah meriwayatkannya satu kali pada awalnya dari Suwaid bin Ghaflah, dari Abu Ad-Darda' tanpa keraguan, kemudian ia ragu setelah mendengarnya dari Zurr bin Hubaisy atau dari Suwaid? Yaitu dari Abu Ad-Darda' atau dari Abu Dzar? Karena antara Habib bin Tsabit dan antara Ats-Tsauri dan Ibnu Uyainah terdapat perbedaan usia yang pada masa itu orang sering lupa dengan apa yang telah dihafalnya. Jika Hubaib bin Tsabit mendengar hadits ini dari Abdah maka seakan-akan ia mendengarnya sebelum Ibnu Uyainah lahir, sebab bisa saja Habib bin Abu Tsabit lebih tua usianya dari Abdah bin Abu Lubabah. Habib bin Abu Tsabit sebenarnya telah mendengar hadits tersebut dari Ibnu Umar. Wallahu A'lam dengan yang lebih terjaga dari sanad-sanad ini."

Pengaturan Membaca

Indonesian

System

Pilih Font Arab

Kfgq Hafs

Pilih Font Terjemahan

Kalpurush

22
17

Pengaturan Umum

Tampilkan Arab

Tampilkan Terjemahan

Tampilkan Referensi

Tampilan Terpisah Hadis


Jadilah Bagian dari Sadaqah Jariyah Ini

Bantu kami menghadirkan aplikasi Islami modern tanpa iklan untuk Umat Muslim. Donasi Anda akan tercatat sebagai Sadaqah Jariyah dalam catatan amal Anda, Insya Allah.

Donasi

Sahih Ibn khuzaimah

صحيح ابن خزيمة

Sahih Ibn khuzaimah

Jadilah Bagian dari Sadaqah Jariyah Ini

Bantu kami menghadirkan aplikasi Islami modern tanpa iklan untuk Umat Muslim. Donasi Anda akan tercatat sebagai Sadaqah Jariyah dalam catatan amal Anda, Insya Allah.

Donasi